Kasus Pelajar Ciracap Ditampar Viral, Anggota DPRD Sukabumi Rika Yulistina Minta Penyelesaian Secara Kekeluargaan

Infoparlemensukabumi.com||Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, menyoroti kasus kekerasan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Ciracap yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Insiden tersebut viral setelah sebuah video berdurasi lebih dari dua menit memperlihatkan seorang pria menampar seorang pelajar di pinggir jalan.

Peristiwa itu memicu kemarahan publik karena dianggap sebagai tindakan yang tidak proporsional. Dalam keterangannya kepada media pada Kamis (20/12/2025), politisi Partai Golkar tersebut menilai bahwa persoalan kecil di jalan tidak layak diselesaikan dengan kekerasan.

“Kalau hanya karena kecipratan air, mengapa harus menampar? Itu bisa dibicarakan baik-baik,” ujar Rika.

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi perlindungan perempuan dan anak, Rika menegaskan bahwa penyelesaian secara damai merupakan langkah yang lebih bijaksana. Ia berharap kedua belah pihak dapat menemukan titik temu agar masalah tidak berlarut-larut.

“Ini seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Yang terpenting, jangan sampai anak menjadi korban kekerasan atas insiden kecil seperti ini,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian tersebut berlangsung di Kampung Citamiang, Kecamatan Ciracap. Insiden berawal ketika seorang pelajar SMKN 1 Surade secara tidak sengaja mencipratkan air dari jalan berlubang ke arah seorang pria yang sedang melintas. Bukannya menegur dengan cara yang baik, pria itu justru memarahi korban dan kemudian menamparnya.

Video yang tersebar luas itu langsung memancing reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan main hakim sendiri terhadap anak di bawah umur.

“Tindakan memukul atau menampar anak tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ini hanya kecelakaan kecil yang wajar terjadi di jalan desa,” tegas Rika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *