
Infoparlemensukabumi.com||Gedung DPRD Kota Sukabumi kembali menjadi pusat perhatian publik setelah dua hari berturut-turut, yakni Selasa (18/11/2025) dan Rabu (19/11/2025), digelar aksi demonstrasi oleh mahasiswa dari berbagai elemen. Aksi ini menyoroti pentingnya transparansi anggaran dan profesionalisme Panitia Kerja (Panja) DPRD.
Pada hari pertama, mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Nusa Putra mendatangi gedung DPRD dengan tuntutan agar pemerintah kota membuka akses informasi anggaran secara lebih terbuka. Mereka juga meminta DPRD memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya program prioritas.
Keesokan harinya, aksi serupa kembali terjadi. Kali ini giliran mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi yang menuntut agar Panja TKPP bekerja secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik kongkalikong dalam mengawal program pemerintah.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda SH, menerima langsung para mahasiswa dan berdialog terkait tuntutan yang disuarakan. Ia menegaskan bahwa DPRD siap menampung dan mempertimbangkan setiap masukan dari generasi muda, khususnya terkait transparansi dan akuntabilitas anggaran.
“Kami siap mendengarkan dan mempertimbangkan tuntutan para mahasiswa. Semua masukan akan menjadi catatan penting bagi kami dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan,” ujar Wawan.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Sukabumi menargetkan seluruh proses Panja, baik Panja TKPP maupun Panja Wakaf, dapat dirampungkan dalam bulan ini. Dengan demikian, kedua Panja bisa segera bekerja mengawal program-program Pemerintah Kota Sukabumi agar berjalan lebih kredibel, akuntabel, dan transparan.
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah kota untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih maju dan gemilang,” tambahnya.
Wawan berharap komunikasi dan kolaborasi antara DPRD, pemerintah kota, dan elemen mahasiswa dapat terus terjalin sebagai bagian dari penguatan demokrasi lokal dan perbaikan tata kelola pemerintahan.
