
Infoparlemensukabumi.com||Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menegaskan pentingnya penguatan politik di tingkat akar rumput sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, konsolidasi hingga tingkat desa menjadi langkah strategis agar aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan struktur Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Sukabumi yang mencakup sejumlah kecamatan strategis. Kegiatan konsolidasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat internal partai, tetapi juga untuk memastikan suara dan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam kebijakan publik.
Hamzah menilai keberadaan pengurus partai di tingkat kecamatan hingga desa memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan lembaga legislatif.
“Pengurus PAC dan ranting adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui merekalah aspirasi warga dapat dihimpun dan kemudian diperjuangkan dalam proses kebijakan,” ujarnya.
Dalam konteks pembangunan Kabupaten Sukabumi yang terus berkembang, Hamzah menekankan perlunya komunikasi politik yang sehat, terbuka, dan produktif. Ia menilai berbagai tantangan yang dihadapi daerah saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, perhatian terhadap sektor ekonomi lokal, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta dukungan kepada petani dan pelaku usaha kecil harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah.
Hamzah menegaskan bahwa aktivitas politik seharusnya berjalan seiring dengan upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, konsolidasi organisasi politik dinilai penting sebagai sarana untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Ia juga mengingatkan para kader agar tidak terjebak pada aktivitas politik yang bersifat simbolis semata, melainkan lebih menitikberatkan pada kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kader harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan yang mereka hadapi, lalu mengawal aspirasi tersebut agar bisa diwujudkan menjadi kebijakan,” tegasnya.
Selama ini, Hamzah dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat serta memperkuat koordinasi lintas struktur organisasi partai. Ia menilai kepemimpinan yang bersifat kolektif menjadi salah satu kunci dalam menjaga kekuatan dan soliditas partai.
Menurutnya, kekuatan politik tidak hanya bergantung pada figur individu, tetapi juga pada sistem organisasi dan jaringan yang kokoh hingga tingkat desa.
Pendekatan tersebut dinilai relevan untuk menjaga stabilitas politik di daerah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.
Di tengah dinamika politik nasional, penguatan organisasi politik di tingkat daerah seperti yang dilakukan di Kabupaten Sukabumi menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan politik secara regional.
Sebagai wilayah terluas di Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas pembangunan dan politik di tingkat daerah.
Hamzah menegaskan bahwa nilai kebersamaan, integritas, serta keberpihakan kepada masyarakat harus menjadi landasan utama dalam perjuangan politik ke depan.
“Politik seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jika struktur organisasi kuat dan komunikasi dengan masyarakat berjalan baik, maka pembangunan daerah akan lebih terarah,” pungkasnya.
