
infoparlemensukabumi.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP., mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendampingi proses pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah (GAMAS). Menurutnya, kehadiran ayah saat mengantar anak ke sekolah merupakan bentuk perhatian sederhana yang memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter, rasa percaya diri, dan semangat belajar anak.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun lingkungan pendidikan yang dimulai dari keluarga. Budi Azhar menilai, keterlibatan orang tua, khususnya ayah, menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan generasi yang berkarakter, mandiri, dan berprestasi.
Menurutnya, momen mengantar anak ke sekolah, terutama pada hari pertama tahun ajaran baru, bukan sekadar rutinitas harian, melainkan kesempatan untuk memberikan motivasi, rasa aman, dan dukungan moral kepada anak sebelum memulai aktivitas belajar di sekolah.
“Perhatian orang tua merupakan investasi terbaik bagi masa depan anak. Kehadiran seorang ayah saat mengantar anak ke sekolah menjadi simbol dukungan, kasih sayang, dan semangat agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta memiliki motivasi tinggi dalam menempuh pendidikan,” ujar Budi Azhar.
Ia menambahkan, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang berperan penting dalam membentuk nilai-nilai kehidupan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter anak sebelum mereka berinteraksi dengan lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Karena itu, Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memberikan dampak positif bagi perkembangan psikologis anak, menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan juga dapat memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih optimal.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi berharap Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah tidak hanya dilaksanakan sebagai kegiatan simbolis pada awal tahun ajaran, tetapi dapat menjadi budaya positif yang terus diterapkan oleh para orang tua sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak.
“Dengan kebersamaan dan perhatian yang diberikan sejak dini, kita berharap anak-anak Kabupaten Sukabumi dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu mewujudkan cita-cita demi masa depan yang lebih baik. Pendidikan yang berkualitas berawal dari keluarga yang peduli dan selalu hadir mendampingi setiap langkah anak,” pungkasnya.
