
Infoparlemensukabumi.com||Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Iwan Ridwan, menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu (GMBB) di Kantor Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Jawa Barat.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Babakanjaya, Ence Benno, serta mengungkapkan berbagai dugaan pelanggaran yang memicu keresahan masyarakat.
Menanggapi situasi ini, Iwan Ridwan mendorong agar penyelesaian persoalan dilakukan secara musyawarah dengan melibatkan seluruh unsur terkait di tingkat desa.
“Kami berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara yang baik, adil, dan bijaksana,” ujar Iwan Ridwan kepada media, Minggu (19/10/2025).
Ia menekankan peran penting Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menengahi dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
“BPD Babakanjaya memiliki posisi strategis dalam memandu jalannya musyawarah agar tercipta keputusan yang maslahat bagi masyarakat maupun pemerintah desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi itu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan turut campur langsung dalam urusan internal pemerintahan desa, namun tetap akan memantau perkembangan situasi secara intensif bersama instansi terkait.
“Kami akan terus melakukan monitoring bersama BPMD dan Camat Parungkuda untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencari jalan keluar terbaik,” tegas Iwan Ridwan.
Sebelumnya, diberitakan bahwa warga Desa Babakanjaya menyampaikan berbagai dugaan kejanggalan dalam kepemimpinan Kades Ence Benno, yang berujung pada aksi protes dan mosi tidak percaya dari masyarakat.
