
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan komitmen lembaga legislatif daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus mengawal arah pembangunan agar tetap sejalan dengan kepentingan masyarakat pada Tahun 2026. DPRD, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam memastikan roda pembangunan berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam refleksi menyambut pergantian tahun, Budi menyampaikan bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi di tingkat daerah, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
Ia menekankan bahwa kesinambungan kebijakan serta konsistensi pelaksanaan program pembangunan menjadi faktor utama agar setiap kebijakan pemerintah daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Peran DPRD adalah memastikan kebijakan publik benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mampu menjawab tantangan pembangunan tanpa mengorbankan stabilitas dan ketertiban daerah,” ujar Budi Azhar Mutawali, Kamis (1/1/2026).
Lebih lanjut, ia menilai hubungan antara legislatif dan eksekutif harus dibangun melalui komunikasi yang intens, terbuka, dan saling menghargai kewenangan masing-masing. Dengan demikian, perbedaan pandangan yang muncul dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif, bukan hambatan dalam proses pembangunan.
Selain peran pemerintah dan DPRD, Budi juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan. Partisipasi publik yang sehat dinilai penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Pembangunan daerah adalah tanggung jawab bersama. Ketika persatuan dan kebersamaan dijaga, maka Kabupaten Sukabumi akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di tahun 2026,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi berharap Tahun 2026 menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan daerah, peningkatan mutu pelayanan publik, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan di Kabupaten Sukabumi.
