
Anggota DPRD Kota Sukabumi, Anita Fajariyanti, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang Ke-1 Tahun 2026 di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyerap kebutuhan riil warga di tingkat lingkungan.Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, terutama terkait persoalan infrastruktur dasar dan kualitas hidup warga. Warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan lingkungan, sistem drainase, serta gorong-gorong yang kerap menjadi penyebab banjir saat musim hujan tiba. Selain itu, isu bantuan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, juga menjadi perhatian utama.Anita Fajariyanti menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak akan berhenti sebatas seremonial reses, melainkan akan ditindaklanjuti secara konkret melalui koordinasi lintas perangkat daerah.“Setiap masukan dari warga adalah amanah yang harus diperjuangkan. Kami akan mengoordinasikan persoalan infrastruktur dengan Dinas terkait, termasuk DPUTR. Untuk bantuan sosial dan penguatan UMKM, akan kami komunikasikan dengan Dinas Koperindag, serta kami dorong juga melalui forum resmi DPRD,” jelasnya.Ia juga menyampaikan bahwa hasil reses akan dibawa ke pembahasan internal DPRD, baik melalui pimpinan dewan maupun forum rapat paripurna, agar dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.Anita turut mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Limusnunggal yang dinilai sangat antusias dan terbuka dalam menyampaikan aspirasi.“Silaturahmi ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang membawa energi positif dan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.Sementara itu, Lurah Limusnunggal, Dedi Supriadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses di wilayahnya. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.“Kami berharap aspirasi warga Limusnunggal dapat benar-benar diperjuangkan dan direalisasikan melalui program-program pembangunan ke depan,” tuturnya.Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terbangun komunikasi yang kuat antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga pembangunan di Kota Sukabumi dapat berjalan lebih tepat sasaran, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
