Reses Perdana DPRD 2026, Faizal Akbar Awaludin Serap Aspirasi BPJS hingga Posyandu untuk Wujudkan Sukabumi Mubarokah

SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Faizal Akbar Awaludin, melaksanakan reses perdana Tahun Sidang 2026 dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Mulai dari persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan, percepatan Universal Health Coverage (UHC), hingga kebutuhan pembangunan dan revitalisasi posyandu menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan reses ini merupakan bagian dari komitmen politik Faizal dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030, yakni “Terwujudnya Kabupaten Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, Berkah)”.

“Melalui kegiatan reses ini, seluruh aspirasi masyarakat kita tampung dan akan saya sampaikan kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” ujar Faizal, Kamis (5/2/2026).

Fokus Komisi IV: Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang bertugas di Komisi IV, Faizal menjelaskan bahwa pengawalan aspirasi masyarakat akan disesuaikan dengan ruang lingkup bidang yang dibidanginya, yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan kepemudaan.

Menurutnya, persoalan kesehatan dan pendidikan masih menjadi kebutuhan dasar yang paling banyak disampaikan warga dalam reses.

“Intinya, aspirasi masyarakat akan saya kawal secara maksimal sesuai dengan ruang lingkup Komisi IV,” ungkapnya.

Beberapa warga juga menyampaikan kebutuhan peningkatan fasilitas layanan kesehatan tingkat desa, termasuk pembangunan dan perbaikan gedung posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Dorong Percepatan UHC dan Berobat Cukup Pakai KTP

Dalam kesempatan tersebut, Faizal menekankan pentingnya percepatan realisasi Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi agar layanan kesehatan benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala administrasi.

Ia mendorong agar masyarakat cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, tanpa prosedur yang berbelit.

“Saya mendorong agar UHC segera terealisasi. Dengan begitu, masyarakat cukup menggunakan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa prosedur yang rumit,” terangnya.

Menurutnya, kebijakan berobat gratis menggunakan KTP merupakan program strategis yang harus segera diwujudkan, terlebih dirinya berada di komisi yang membidangi sektor pendidikan dan kesehatan.

“Ini adalah visi dan misi yang harus kita perjuangkan bersama. Kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama,” pungkasnya.

Komitmen Kawal Aspirasi hingga Terealisasi

Reses perdana ini menjadi langkah awal Faizal dalam memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum dialog, tetapi berlanjut pada tahap pengawalan hingga terealisasi dalam program kerja pemerintah daerah.

Dengan fokus pada sektor kesehatan dan pendidikan, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat demi mewujudkan Sukabumi yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan penuh keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *