
INFOPARLEMENSUKABUMI.COM Komisi II DPRD Kota Sukabumi menyoroti sejumlah program kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dalam rapat kerja pembahasan anggaran murni tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada kualitas infrastruktur dasar, khususnya jalan, drainase, dan trotoar yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, menegaskan kualitas jalan di Kota Sukabumi harus tetap terjaga dalam kondisi mantap, minimal di atas 80 persen. Ia mengingatkan agar perbaikan jalan tidak dilakukan secara tambal sulam semata.
“Yang paling penting adalah menjaga kualitas jalan tetap mantap di atas 80 persen. Jangan sampai penanganannya hanya tambal sulam tanpa perbaikan yang menyeluruh,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Dalam pembahasan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Raden itu juga menyoroti sejumlah proyek strategis, salah satunya rencana betonisasi Jalan Gudang yang dianggarkan sekitar Rp1,2 miliar.
Menurutnya, kondisi jalan tersebut masih relatif baik dan hanya memerlukan perapihan di beberapa titik, sehingga tidak harus dilakukan betonisasi.
“Kalau melihat kondisi di lapangan, Jalan Gudang itu masih cukup baik. Hanya ada beberapa titik yang bergelombang dan bisa dirapikan. Jadi, menurut saya masih bisa menggunakan aspal, tidak harus betonisasi,” jelasnya.
Ia juga menyinggung rencana pembangunan jembatan pusat pemerintahan. Di tengah kondisi keuangan daerah yang dinilai belum stabil, Raden mendorong agar prioritas anggaran lebih difokuskan pada infrastruktur dasar yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Dalam situasi keuangan yang masih terbatas, sebaiknya anggaran diarahkan ke kebutuhan dasar seperti jalan, drainase, dan pengelolaan sampah,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah Wali Kota Sukabumi yang telah mengalihkan sebagian alokasi anggaran dari pembangunan jembatan ke sektor infrastruktur dasar. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Alhamdulillah, Pak Wali sudah mengalokasikan kembali anggaran tersebut ke infrastruktur dasar. Ini langkah yang tepat,” katanya.
Ke depan, Komisi II DPRD Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program DPUTR, baik dari sisi perencanaan hingga realisasi di lapangan, agar hasil pembangunan benar-benar sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
