
Kegiatan Reses Kesatu Tahun 2026 yang dilaksanakan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, di Kecamatan Simpenan, pada Jumat, 6 Februari 2026, berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga Desa Cidadap, khususnya masyarakat Kampung Kaung Luwuk, menyambut kegiatan tersebut dengan aplaus meriah dan ungkapan terima kasih.
Apresiasi warga tidak lepas dari selesainya pembangunan jalan penghubung Simpenan–Kaung Luwuk yang kini telah dihotmix dan dilengkapi Penerangan Jalan Umum (PJU). Infrastruktur tersebut dinilai membawa dampak nyata bagi kelancaran mobilitas, peningkatan rasa aman, serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Dalam forum reses tersebut, aspirasi strategis juga mengemuka, terutama terkait penanganan pasca bencana. Tokoh masyarakat sekaligus penggerak sosial Desa Cidadap, Bibin Mulyadi, menyampaikan kebutuhan mendesak akan pemulihan saluran irigasi yang rusak berat, serta perbaikan berbagai fasilitas umum, lahan pertanian, dan sarana ibadah yang hingga kini belum dapat difungsikan secara optimal akibat dampak bencana.
Menanggapi hal itu, Hamzah Gurnita menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga melalui jalur kebijakan dan program pembangunan daerah. Ia menyatakan bahwa pemulihan pasca bencana bukan hanya agenda teknis, tetapi juga tanggung jawab moral dan politik sebagai wakil rakyat.
“Aspirasi masyarakat hari ini menjadi prioritas perjuangan saya. Pembangunan infrastruktur dan pemulihan pasca bencana harus berjalan seiring, agar kehidupan warga bisa kembali normal dan lebih baik,” tegasnya.
Ia juga menambahkan pentingnya sinergi lintas lembaga, termasuk dukungan dari perwakilan pusat, agar percepatan penanganan pasca bencana dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh. Menurutnya, pembangunan desa harus berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat dan melibatkan tokoh lokal sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi, tetapi juga ruang dialog yang memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Harapannya, pembangunan desa serta pemulihan pasca bencana di wilayah Simpenan dapat terus berjalan secara adil, merata, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
