
infoparlemensukabumi.com|| Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pajampangan Eundeur yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang kreativitas bagi komunitas soundsystem di wilayah Pajampangan.
Kegiatan puncak Pajampangan Eundeur digelar di Helipad Vila Asaba Land, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (2/8/2026) malam. Mengusung tema “Sauyunan Ngaguar Seni, Ngaraksa Silaturahmi”, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan melibatkan ratusan peserta serta masyarakat.
Andri Hidayana menilai kegiatan yang digagas komunitas soundsystem tersebut memiliki nilai positif karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antar pelaku ekonomi kreatif.
Menurutnya, komunitas kreatif di daerah perlu terus diberikan ruang untuk berkembang. Kegiatan seperti Pajampangan Eundeur dapat menjadi wadah bertukar pengalaman, mengembangkan kemampuan, sekaligus memperluas jejaring antar pelaku usaha kreatif.
“Ini merupakan kegiatan yang positif karena mampu mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif dalam suasana kebersamaan. Selain hiburan dan kreativitas, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Andri.
Ia juga mengapresiasi kepedulian panitia yang memasukkan kegiatan sosial dalam rangkaian acara. Santunan kepada anak yatim dan bantuan bagi masyarakat sekitar dinilai menjadi bentuk nyata bahwa aktivitas komunitas dapat memberikan dampak lebih luas.
Andri berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pajampangan Eundeur, Asep Awaludin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah memasuki pelaksanaan kelima dan menjadi agenda rutin komunitas soundsystem di wilayah Pajampangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi tempat berkumpulnya para pemilik soundsystem untuk mempererat persaudaraan sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan kreativitas di bidang tata suara.
Sejumlah agenda turut digelar selama kegiatan, di antaranya kontes mixing yang diikuti 46 pemilik soundsystem serta kompetisi tingkat kekuatan suara yang pengukurannya menggunakan perangkat decibel meter.
Selain kompetisi, panitia juga menggelar aksi sosial berupa santunan anak yatim dan pemberian bantuan kepada warga sekitar.
Andri menilai keberadaan komunitas seperti ini dapat menjadi bagian dari perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan komunitas tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan memperkuat interaksi sosial masyarakat.
Ia pun mengajak para pelaku ekonomi kreatif untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta menghadirkan kegiatan yang kreatif, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
