
Infoparlemensukabumi.com|| Di tengah sisa lumpur dan puing rumah warga yang masih belum sepenuhnya bersih, tawa anak-anak korban banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok kembali terdengar. Suasana haru dan penuh semangat itu muncul ketika Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Rika Yulistina, datang menyapa mereka sambil membawa bingkisan serta semangat baru untuk bangkit.
Rika bersama Fraksi Partai Golkar dan para kader Golkar mengunjungi Desa Cikahuripan, salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana yang terjadi. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh warga yang masih berupaya membersihkan rumah dan lingkungan mereka dari sisa lumpur.
“Anak-anak ini harus tetap tersenyum. Mereka adalah kekuatan terbesar bagi keluarganya untuk bangkit kembali,” ujar Rika dengan penuh empati.
Selain memberikan perhatian kepada anak-anak, Rika juga menyalurkan bantuan sembako dan kebutuhan pokok bagi warga yang rumahnya rusak akibat banjir bandang tersebut.
Setelah dari Cikahuripan, Rika melanjutkan perjalanan ke Desa Cikelat dan Desa Sukarame, dua wilayah lain yang juga terdampak. Kali ini ia datang secara mandiri, membawa amanah dari Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, untuk memastikan bantuan dari DPRD benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami di DPRD tidak hanya berbicara soal kebijakan, tetapi juga memastikan rakyat benar-benar terbantu. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat,” tegas Rika.
Di Desa Sukarame, Rika juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan anak-anak korban longsor. Mereka kehilangan rumah, buku, dan perlengkapan sekolah, namun semangat belajar tetap terjaga.
“Melihat mereka tetap bersemangat di tengah kondisi sulit membuat hati saya terenyuh. Pemerintah harus memastikan anak-anak ini tetap bisa sekolah,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Rika turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dan kebutuhan harian bagi warga terdampak.
Dorong Pemulihan Pascabencana
Rika menegaskan bahwa upaya penanganan bencana tidak berhenti pada pemberian bantuan darurat. Ia mendorong agar pemerintah daerah segera memprioritaskan tahap pemulihan pascabencana, termasuk perbaikan tanggul, pembangunan kembali sekolah, serta hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Pemulihan pascabencana harus segera dilakukan agar masyarakat dapat kembali hidup secara normal dan lebih layak. Pemerintah daerah perlu bergerak cepat dan tepat sasaran,” tutupnya.
